Thursday, December 30, 2010

Mengalah

Maafkan..
kuungkapkan isi hatiku lewat tulisan ini
Karena bagiku..
sangat tidak bermoral bagiku
melayani sebuah perdebatan di dunia maya
dan menjadi suatu perselisihan di dunia nyata


Sahabatku
Lihatlah laut yang mengalir tenang
Biru memantulkan langit yang cerah
Bergelombang ditiup angin sepoi sepoi yang berhembus
Itulah aku

Sahabatku, Lihatlah dirimu
Sebuah Gunung tinggi menjulang
Kecil semua yang ada sekitarnya
Hampa semua yang tak bersesuaian dengan keinginanmu
Dengan garangnya kau lontarkan lava-mu
Kau hembuskan awan panasmu

Sahabatku
Tidak ada yang benar
Dan tidak ada yang salah
Karena kau adalah gunung yang menjulang tinggi
Dan aku adalah lautan yang menghampar luas

Sahabatku
Sudah cukup kau lontarkan lava-mu
Sudah cukup kau hembuskan awan panasmu
Sungguh aku tidak akan bisa membalasnya
Sungguh aku tidak akan bisa menangkisnya
Karena memang kau lebih kuat dariku

Biarkan aku mengalah dan tetap melayarkan kapal-kapal nelayan yang mencari ikan
Biarkan aku tenang dengan hembusan angin menghantarkan burung-burung ke tempatnya yang aman
Dan jangan kau guncang diriku
Karena tsunami akan datang menghancurkan semua yang ada di sekitarmu

Sahabatku
Cukuplah semua ini
Tenangkan dirimu
Engkaulah gunung yang tinggi
Dan tetaplah engkau seperti itu

Amienn..

0 comments: